SHERLOCK

Oke, mungkin ini telat banget nulis reviewnya. Tapi mungkin juga nggak, karena ternyata vcd Sherlock keluaran BBC ini baru keliatan beredar di Indonesia. Walau baru sedikit banget orang yg nonton. Dan suka.

Menurut gue, Sherlock karya BBC ini bagus banget.
Malah lebih bagus dari duo Sherlock Holmes besutan Guy Ritchie - dari segi cerita.
Walau Steven Moffat, scriptwriter dari Sherlock juga ambil peran di naskah Sherlock Holmes movies.

Sherlock Holmes movies memang punya Robert Downey Jr. dan Jude Law. Dan chemistry mereka sebagai sahabat ga diragukan lagi. Bikin gue merinding pas nonton film pertamanya.
Tapi jujur aja, film keduanya, walau masih tetep bagus, tapi ga sesuai dengan ekspetasi gue.
Sedangkan Sherlock, dengan duo Cumberbatch dan Freeman, walau ga se-wow nama besar Downey dan Law, mereka bisa membangus Holmes dan Watson versi mereka sendiri dengan apik.
Walau mereka diceritakan sebagai Sherlock dan John sebagai dua orang asing yg baru bertemu, kita udah bisa larut dalam persahabatan mereka, kenapa Sherlock terasa seperti magnet bagi John, dan kenapa Sherlock yang susah percaya sama orang, malah percaya banget sama Dr. John Watson, orang yg notabene baru saja dikenalnya.

Satu hal yg gue sentil dari Sherlock karya BBC ini adalah bahwa Sherlock-nya ga jago berantem! Hahaha.
Ada satu episode dimana Sherly harus berantem dan dia malah ngeluarin gerakan-gerakan lucu pembelaan diri hahaha. Beda sama Sherlock versi Robert yang jago berantem.
Itu aja.
Selebihnya gue suka banget sama Sherlock versi Cumberbatch.
Matanya tajam dan fokus. Cerdas. Bawaannya memang udah cool dari sananya jadi cocok banget sama Sherlock yg angkuh.
Dan satu nilai plus yg gue suka, suka banget dari serial ini adalah Sherlock's mind palace.
It's a brilliant thing!
Jadi ikut kebawa sama cara pikir beliau dan pengen nyoba-nyoba mengaktifkan mind palace punya sendiri hehehe.

Sherlock - season 1 & 2, adalah salah satu dari sedikit serial yg gue tonton.
Dan gue yakin kalo gue ga akan pernah bosen nonton ulang serial yg satu ini.


CONVERSATION

0 comments:

Back
to top