Semenjak gue sekolah, gue punya temen-temen yang punya kesukaan dan ketidaksukaan macem-macem. Ada yang ga suka nasi, atau makanan tertentu. Dimana gue waktu itu adalah penyuka segala. Semua makanan enak bagi gue. Semua jenis makanan oke di mulut gue. Gue pikir waktu itu gue punya kelainan karena ga bisa ngebedain mana makanan yang disuka dan yang ga disuka haha. Tapi ternyata cuma masalah waktu. Belum saatnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, gue bertambah tua dan dewasa, gue semakin tau apa yang gue mau. Dan dengan itu juga gue jadi punya hal-hal yang gue suka dan tidak suka. Bahkan ada juga hal-hal yang ga bisa gue toleransi sama sekali.
Dan sebaliknya, ada hal-hal yang tadinya gue ga suka, sekarang udah mulai bisa menerima dan biasa.
Gue masih ga suka hujan, masih ga begitu suka pantai.
Dulu gue ga bisa toleransi sama perokok, pasti gue judesin di mana pun kapanpun. Tapi sekarang gue udah bisa toleransi dan berpikir, "Suka-suka lo deh!" walau pasti masih gue judesin kalo orangnya ngerokok ga liat-liat situasi, kondisi, dan tempat.
Dulu gue termasuk fobia darah, temen-temen deket gue waktu sekolah dulu pasti tau. Tapi sekarang udah biasa aja, walau masih ga suka bau darah.
Dulu pulang malem seneng-seneng aja, karena bisa main sama temen lama-lama. Tapi sekarang ga suka sama sekali dan pulang malem cuma buat ketemu sama orang-orang tertentu yang syaratnya juga banyak. Oh, dan kalo lembur kerja.
Dulu gue suka berbagai macam makanan dan minuman. Tapi sekarang, udah ga kuat soda, ga begitu suka nasi (jadi ga tiap hari makan nasi), ga begitu suka mie, ga suka banget mie ayam, tenggorokan gue juga jadi sensitif banget sama bahan pengawet, ga suka pepaya, ga suka pisang, ga suka bau kulit ayam, ga suka manis-manis, ga suka santan-santanan, dan lain-lain.
Dimana, dulu-dulu, gue malah seneng banget makan makanan di atas.
Tapi gue masih makan eskrim hampir setiap minggu. Masih suka bakso. Masih suka oreo. Masih suka potato chips (walau Chitato sekarang terasa aneh bagi gue).
Dipikir-pikir, lucu ya, badan kita beradaptasi sama lingkungan dan pengalaman yang tubuh kita alami.
Dia menyortir sendiri dan menentukan mana yang kita suka dan ga suka.
Gue berharap nanti ada saatnya di mana tubuh gue membuat gue ga suka susu dan daging merah.
Bukan karena gue sakit tentunya. Jangan sampe.
CONVERSATION
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
What's This?
If you expect to find useful articles here, please skip this blog.
This is Chita's personal blog in which she writes anything she wants, most of times in her imperfect English and sometimes in her supposed-to-be-good Indonesian.
And,
Please don't take personally anything I wrote here :)
It's Me!
Currently reading
Search This Blog
Labels
Life
Chita
Things I Love
Favorite
Thoughts
Challenge
Sucks
Love
Fams
Doctor Who
TV
Bands
Random
Quotes
Song
2012
Pictures
Kaiwa
HOL
2013
Friends
Anime
Birthdays
College
Annuals
Future
Quidditch
SQL
2014
2015
2016
Father
Instagram
Poetry
TWA
YouTube
YouTube Videos
2017
2020
GQT
Movies
RQT
Ravenclaw
Videos
2010
2011
2019
Briefcase
Concert
Dad
Disney
FCVR
Fine Days
Foods
Gryffindor
Live
Lyrics
Music
2018
2023
Fangirl
General
Singer
2009
2021
Farewell
Gie
Health
Holidays
Jazz
Morning
Mother
Music Videos
Neverland
Reading
SwaggerJagger
Wishes
blabbering
poems





0 comments:
Post a Comment