I'M (NOT) EXPECTING HIS RETURN

Dulu dia selalu bilang sibuk.
Dulu dia selalu bilang nggak sempat.
Dulu dia selalu bilang ingin fokus ke hal itu.

Dan gue mengerti.
Err, coba buat mengerti. Walau susah.
Temen-temen di twitter pasti tau siapa dia *please, dont mention a name
Betapa seringnya gue nyebut dia di tweets gue.
Betapa seringnya gue diledekin sama dia.
I quoted lines of song yang berhubungan sama dia.
Like he is kinda my everything :)

Tapi sekarang gue udah biasa lagi.
He was. Not he is.
I loved. Not I love *even I dont know that I love him or not*
And we were. Not we are.

Gue nggak pernah nyebut nama dia lagi di tweet.
Cuma kadang suka diledekin sama Mami.
Gue nggak mellow lagi.
Gue nggak cari-cari dia ada apa nggak.

Dan tadi pagi dia muncul lagi.
Kayak ada kupu-kupu di perut gue. Tapi senyum nggak bisa ditahan.
I glad to see his text.

Gue mikir, mungkin emang hal-hal yang jadi alasan dia selama ini udah selesai.
Kalo iya dia kembali karena memang udah selesai, berarti dia nggak bohong.
Entahlah.

Di satu sisi, gue nggak ngeharepin dia datang lagi.
Buat apa? Mau ngulang lagi kesusahan gue waktu itu? Such a stupid girl!
Tapi kalo dia bener-bener dateng lagi, I cant help it.
Sewaktu dia ngilang, ada yang datang, tapi nggak sama rasanya.
Menyebalkan.

Yah, dia memang menyebalkan.
Selalu menyebalkan.
And I like it.

CONVERSATION

0 comments:

Back
to top